Tusuk Perut Pengedara Motor, Kakek di Bangkalan ‘Lebaran di Tahanan’

oleh

Uri.co.id| BANGKALAN – Maslan (55), warga Desa Bragang, Kecamatan Klampis, kabupaten Bangkalan bakal lebaran di dalam penjara.

Pria ini ditangkap setelah menusuk seorang pengendara motor, Sumli (40), warga Desa Klampis Timur, Kecamatan Klampis.

“Penusukan terjadi di akses jalan menuju rumah korban, kemarin (3/6/2019), sekitar pukul 09.00 WIB,” ungkap Kapolsek Klampis, AKP LM Effendi kepada Surya, Selasa (4/6/2019).

Insiden penusukan berawal ketika korban berboncengan bersama istrinya, Soleha.

Di lokasi kejadian, korban dan tersangka sempat berpapasan.

LM Effendi menjelaskan, korban awalnya mengancam akan memukul tersangka jika tidak berhenti mengumpatnya dengan perkataan kotor.

“Setelah memberikan peringatan, korban sempat antar istri pulang dan kembali ke lokasi,” jelasnya.

Ternyata, tersangka Maslan masih belum beranjak. Malah ia menghunus pisau dan langsung menyerang korban.

“Korban saat itu hanya menghindar karena memang tidak membawa senjata,” terang LM Effendi.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di kejadian, perkelahian tak seimbang itu membuat korban tersudut meski ia berhasil menghindar dari beberapa tusukan tersangka.

Upaya korban mengambil sebilah pelapah pisang sebagai upaya mempertahankan diri gagal. Tusukan terakhir mengenai perut dan membuat Sumli tersungkur.

Effendi mengatakan, istri korban datang ketika korban telah ambruk bersimbah darah. Bahkan tersangka berupaya menyerang seorang warga lainnya.

“Korban Sumli mengalami luka sobek sepanjang 6 centimeter di bagian perut. Tusukan itu mengenai hati,” pungkasnya.

Kasubbag Humas Polres Bangkalan, Iptu Suyitno menambahkan, saat ini tersangka menjadi tahanan titipan di Mapolres Bangkalan.

“Tersangka terancam kurungan pidana selama delapan tahun penjara. Sebagaimana diatur dalam Pasal 354 KUHP tentang Penganiayaan,” pungkasnya. ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!