Hindari Titik Macet di Jalur Mudik Pamekasan, Ini Jalur Alternatifnya

oleh

Uri.co.id| PAMEKASAN – Sejumlah titik rawan kemacetan juga terdapat di jalur mudik lebaran Kabupaten Pamekasan. Namun, polisi telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif bagi para pemudik.

Titik rawan kemacetan di antaranya di sepanjang Jalan Raya Ronggosukowati tepatnya di depan Pasar Tradisional Kolpajung Pamekasan.

Selain itu, di sepanjang Jalan Raya Bugih, tepatnya di depan Pasar Tradisional 17 Agustus Pamekasan dan di sepanjang Jalan Raya Kabupaten, tepatnya di lokasi pasar tumpah.

Kondisi jalan raya di titik kemacetan tersebut diperparah dengan adanya penyempitan jalan disebabkan oleh parkir liar.

“Kalau terjadi kemacetan di depan pasar Kolpajung, di depan pasar 17 Agustus dan di depan Pasar Tumpah, pengguna jalan yang sedang mudik tidak usah khawatir, sebab sudah ada petugas dari kepolisian yang mengatur lalu lintas,” kata Kabag Ops Polres Pamekasan, Kompol Jalaluddin, Selasa (4/6/2019).

Kompol Jalaluddin memperkirakan kepadatan kenderaan di titik rawan tersebut mulai terjadi pada H-1 lebaran sampai H+1 lebaran.

Hal itu seperti yang terjadi pada arus mudik lebaran tahun lalu.

“Seperti tahun kemarin didominasi pemudik lokal Pamekasan. Yang dari Surabaya juga ada,” jelasnya.

Jalur rawan kemacetan berikutnya, lanjut Kompol Jalaluddin, berada di simpang 3 area Taman Monumen Arek Lancor Pamekasan tepatnya di Jalan Raya Masegit.

Menurutnya, pada jalan provinsi ini terdapat penyempitan jalur akibat ditempati parkir di bahu jalan raya yang bertepatan dengan pertokoan.

Padahal jalur ini menjadi pertemuan kendaraan dari arah Sumenep dan Sampang.

Selain itu, di sekitar persimpangan ini terdapat pusat perbelanjaan yang ramai dikunjungi masyarakat menjelang lebaran Idul Fitri.

Pada momen libur lebaran, jalur ini juga ramai dilalui kendaraan wisatawan yang akan berkunjung ke wilayah Pantai Jumiang, Selamat Pagi Madura dan Pantai Talang Siring.

Jika pada arus mudik nanti terjadi kemacetan di Jalan Raya Masegit, pihaknya telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif yang bisa diakses para pemudik.

Kendaraan dari arah Sampang bisa melalui simpang tiga Jalan Raya Jingga.

Sampai di simpang 4 Perpustakaan Umum Daerah Pamekasan, pemudik yang akan ke arah Sumenep tinggal belok ke kanan.

Sementara yang dari arah Sumenep ingin menuju ke Sampang bisa belok kiri.

Selain kedua titik tersebut, kata Kompol Jalaluddin, jalan provinsi di Desa Kolpajung Pamekasan kerap kali terjadi kemacetan.

Pada titik ini terdapat pasar tradisional yang kerap tumpah hingga memakan bahu jalan.

Dia memprediksi, kemacetan di titik ini terjadi sejak H-2 lebaran.

Saat itu masyarakat berbondong-bondong ke pasar untuk membeli kebutuhan lebaran.

“Beberapa personel sudah kami kerahkan di depan pasar tradisional Kolpajung Pamekasan untuk mengatur kelancaran arus,” ucap Kompol Jalaluddin mengakhiri. ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!