Performa Apik di Ajang Pra Kompetisi Jadi Bumerang Untuk Persebaya

oleh

Uri.co.id| SURABAYA – Persebaya Surabaya memulai kompetisi Liga 1 2019 dengan terseok-seok.

Dari tiga laga yang telah dilakoni, belum sekalipun mereka memetik kemenanga. Hasil paling bagus hanya skor imbang saat melawan Kalteng Putra dan PSIS Semarang. Sementara saat melawan Bali United, mereka takluk.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan performa mereka di ajang-ajang pra-kompetisi. 

Tim besutan Djadjang Nurdjaman menunjukan peforma luar biasa setelah keluar sebagai runner up di ajang pra musim Piala Presiden 2019.

Legenda Persebaya, Uston Nawawi menduga peforma apik Bajul Ijo di ajang pramusim justru menjadi boomerang untuk Amido Balde dkk.

Menurutnya, banyak tim lain yang sudah mempelajari cara bermain Persebaya saat melaju kencang di ajang Piala Presiden 2019 lalu.

“Ada faktor tim lain sudah tahu cara main Persebaya, apalagi sempat masuk final. Otomatis tim lain sudah pelajari kelebihan dan kekurangan Persebaya,” jelas Uston Nawawi.

Di Piala Presiden 2019 lalu, Persebaya hanya mengalami satu kekalahan saja, tepatnya di laga final leg kedua oleh Arema FC dengan skor 0-2.

Sebelum itu Persebaya keluar sebagai juara grup A usai mengantongi tujuh poin dari mengalahkan Perseru Serui dan Persib serta bermain imbang dari Tira Persikabo.

Di babak perempat final, Persebaya berhasil mengalahkan Tira Persikabo. Hasil itu membuat Persebaya bertemu Madura United di babak semi final.

Menang dengan agregat 4-2 dari tim bertabur buntang Madura United membuat Persebaya bertemu Arema FC di partai puncak Piala Presiden 2019. ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!