YLBHI-LBH Surabaya Ungkap 8 Perusahaan di Jatim Lakukan Pelanggaran THR, Terbanyak di Surabaya

oleh

Uri.co.id| SURABAYA – Posko THR 2019 bentukan YLBHI-LBH Surabaya, merilis pelanggaran pencairan THR 2019 di Jatim. Hasilnya, sebanyak delapan perusahaan belum memberikan hak THR tersebut kepada karyawannya.

Koordinator Posko THR 2019, Habibus Shalihin, mengatakan dari delapan perusahaan tersebut, empat di antaranya terdapat di Surabaya.

“Perusahaan di Surabaya paling banyak yang belum memberikan THR tersebut,” kata Habibus saat konferensi pers di Kantor YLBHI-LBH Surabaya, Jumat (31/5/2019).

Ia menuturkan hal itu bukanlah sesuatu yang baru, karena berdasarkan temuan pihaknya di tahun 2018, Surabaya tetap menjadi rangking satu pelanggaran pencairan THR dari perusahaan kepada karyawan.

“Meskipun tahun ini jumlahnya turun, Surabaya tetap terbanyak, sama seperti tahun kemarin,” tambahnya.

Diketahui, YLBHI- Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI-LBH) Surabaya bersama DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jatim dan Konfederasi Rakyat Pekerja Indonesia (KRPI) membentuk Posko THR 2019, sejak Kamis (9/5/2019).

Hasilnya, terdapat 715 korban yang hak THR mereka dilanggar oleh perusahaan.

Sebanyak 8 perusahaan itu, tersebar di 5 Kabupaten/Kota di Jatim yaitu, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Gresik dan Jember.

Laporan Wartawan Jatim.com, Yusron Naufal Putra. ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!