Manohara hingga Haryono Isman tak Lolos ke DPR RI Dapil Surabaya-Sidoarjo, NasDem Gugat Hasil Rekap

oleh

Uri.co.id| SURABAYA – Partai Nasional Demokrat (NasDem) akhirnya memutuskan mengajukan permohonan sengketa Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) 2019 untuk pemilihan legislatif (pileg) 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK) . Satu di antaranya, untuk rekapitulasi calon legislatif DPR RI dari daerah pemilihan Jatim 1 (Surabaya-Sidoarjo).

“Untuk Jatim, satu yang kami bawa ke MK adalah hasil rekapitulasi DPR RI di dapil Jatim1,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjend) Badan Advokasi Hukum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem, Regginaldo Sultan kepada Uri.co.idketika dikonfirmasi dari Surabaya, Sabtu (25/5/2019).

Di dalam laporan ini, pihaknya mempersalahkan bukti selisih angka di form C1 (rekapitulasi tingkat TPS).

“Ada selisih di 3 kecamatan atau perhitungan tingkat PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan),” jelas Regginaldo tanpa merinci kecamatan yang dimaksud.

Di dapil ini, NasDem memang gagal meraih satu pun kursi untuk DPR RI.

“Seharusnya, NasDem Dapat minimal meraih satu kursi di Dapil Jatim 1,” katanya.

Saat ini, laporan tersebut telah masuk ke MK.

“Sejauh ini, sudah masuk ke MK. Sekarang dalam masa perbaikan. Kami akan lakukan pemantapan lagi untuk penyusunan bukti-bukti berikutnya. Sehingga, belum final,” katanya.

Di dapil Jatim 1, NasDem memang mencalonkan beberapa politisi senior hingga caleg berlatarbelakang artis. Di antaranya Haryono Isman, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (periode 1993-1998) hingga Maruli Hutagalung, mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim.

Pun, adapula Manohara Odelia hingga Indra Maulana yang terkenal di layat televisi. Serta, Vinsensius Awey, caleg yang mendapat suara terbanyak di NasDem dari dapil tersebut.

Laporan dari dapil Jatim 1 menjadi satu di antara 33 total permohonan sengketa yang dibuat NasDem ke MK. Dari 33 laporan tersebut, 17 di antaranya merupakan PHPU untuk pileg DPR RI.

Sementara itu, pihaknya membatalkan rencana menggugat hasil di dapil Jatim 9 (Bojonegoro-Tuban) dan Jatim 10 (Lamongan-Gresik). “Dalam pertimbangan, kami tak mengajukan ke MK,” katanya.

Padahal sebelumnya, NasDem menolak menandatangani hasil rekapitulasi untuk pemilihan legislatif DPR RI di dapil tersebut pada Rapat Rekapitulasi Suara Tingkat Provinsi, Senin (4/5/2019) lalu. Alasannya, partai bernomor urut lima ini merasa dicurangi di wilayah tersebut.

Di dapil Jatim IX dan Jatim X, NasDem juga mencalonkan kader-kader terbaiknya. Di dapil Jatim IX misalnya, ada nama Suyoto (mantan Bupati Bojonegoro dua periode), hingga Thessalonica Indria atau yang akrab disapa Thessa Kaunang (artis).

Pun demikian dengan di Jatim X, ada nama Effendy Choirie (Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai NasDem) hingga Elma Theana Yuliantina (Artis). Beberapa nama tersebut menjadi andalan partai besutan Suya Paloh ini untuk mengumpulkan suara di masing-masing dapil.

“Namun, kami bersama DPP akhirnya membatalkan mendaftarkan gugatan untuk dua dapil ini. Tentu, banyak pertimbangannya,” pungkasnya. ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!