Jelang Pengumuman Hasil Pemilu 2019, Tokoh-Tokoh PWNU Jatim Rumuskan 4 Seruan Penting

oleh

Uri.co.id| SIDOARJO – Para petinggi Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur berkumpul di Pondok Pesantren Bumi Shalawat Sidoarjo, Minggu (19/5/2019).

Ada tujuh tokoh NU Jatim ikut hadir dalam pertemuan ini. Diantaranya Ketua Tanfidziyah PWNU KH Jatim Marzuqi Mustamar, Rais Syuriah PWNU Jatim KH Anwar Manshur, serta Wakil Ketua Rais Syuriah KH Agoes Ali Mashuri.

Salah satu materi penting dalam pertemuan ini adalah menyikapi kondisi politik yang sedang memanas menjelang pengumuman hasil Pemilu 2019 oleh KPU.

Dari pertemuan para kiai itu, hasilnya ada empat seruan atau imbauan untuk disampaikan ke masyarakat. Empat poin seruan tersebut dibacakan oleh Wakil Rais Syuriah KH Anwar Maskur, usai pertemuan.

Pertama, PWNU menyampaikan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak. Terutama pihak yang mensukseskan pemilu. Mulai dari KPU, Bawaslu, TNI, Polri, serta seluruh rakyat Indonesia.

Kedua, memohon warga bersabar atas hasil pemilu dengan menunggu keputusan resmi KPU.

Ketiga, khusus bagi warga jatim dan NU yang merasa tidak puas dengan hasil pemilu diharapkan menempuh jalur hukum di Jatim.

Poin keempat, mengimbau seluruh pemangku kepentingan membangun persatuan, ukhuwah, dan solidaritas sesama anak bangsa.

“Serta dalam pembangunan di bidang ekonomi, pendidikan, budaya bangsa,” kata Anwar.

Menurut Wakil Ketua Rais Syuriah, KH Agoes Ali Mashuri, empat poin itu merupakan petunjuk bagi warga agar tetap tenang.

“Semua warga harus berjiwa dan berfikir besar dalam menyikapi hasil pemilu,” ujar kiai yang akrab disapa Gus Ali tersebut.

Posisi NU, sambung Gus Ali, berada di tengah. NU menjaga kerukunan, menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!