Jamin Keamanan Saat Idul Fitri, Polisi Akan Data Rumah-rumah yang Ditinggal Mudik Penghuninya

oleh

Uri.co.id| SIDOARJO – Saat Ramadan dan Lebaran Idul Fitri, banyak warga meninggalkan rumahnya dalam keadaan kosong. Kondisi ini tentu berpotensi terhadap terjadinya tindak kriminalitas.

Mengantisipasi itu, Polresta Sidoarjo telah menyiapkan beberapa strategi pengamanan. Mulai dari patroli skala kecil, patroli besar, melibatkan babinkamtibmas, keamanan lingkungan, satpam, dan sebagainya.

“Yang paling penting adalah kesadaran dari masyarakat. Agar menitipkan rumah atau lapor ke RT/RW atau pengurus kampung jika hendak meninggalkan rumah dalam keadaan kosong,” kata Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, Kamis (9/5/2019).

Dengan adanya laporan, petugas keamanan setempat bisa membantu mengawasi rumah yang kosong tersebut. Setidaknya, ketika ada orang tidak dikenal masuk, bisa diantisipasi.

Mendekati Idul Fitri nanti, Kapolres juga mengaku bakal melakukan pendataan terhadap rumah yang ditinggal mudik penghuninya. Tujuannya, untuk lebih memudahkan pengawasan.

“Tentu kami akan melibatkan pengurus kampung, petugas kemaanan setempat, babinkamtibmas dan sebagainya,” urai dia.

Tak hanya itu, patroli skala kecil dan skala besar akan diintensifkan ketika sudah banyak warga yang mudik nanti. Tujuannya sama, mengantisipasi kejahatan atau kriminalitas di tempat-tempat yang ditinggal mudik.

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar melapor ke pengurus kampung atau petugas keamanan perumahan ketika meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Selain itu, barang berharga seperti emas, uang, dan sebagainya, harap dibawa. Jangan ditinggal di rumah yang dalam kondisi kosong,” imbau Kapolres Zain.

Di sisi lain, Polresta Sidoarjo juga mulai memetakan titik-titik rawan lain saat musim mudik dan lebaran nanti. Seperti Bandara Juanda, Terminal Purabaya, mal, tempat wisata, dan sejumlah lokasi yang dipakai untuk berkumpul masyarakat.

Bandara, potensi lonjakan penumpang jelas akan tinggi. Demikian halnya terminal Purabaya. Bahkan, di terminal bus, potensinya juga kriminalitas, orang hilang, pingsan, dan sebagainya.

“Makanya, di Terminal Purabaya juga bakal dibangun pos pengamanan serta pos pelayanan selama lebaran,” lanjut mangan Sekpri Kapolri tersebut saat berbincang dengan Surya.

Tak hanya itu, beberapa titik strategis dan obyek vital lain di Kota Delta juga bakal mendapat pengamanan lebih. Seperti toko emas, mall, pusat wisata, serta titik-titik rawan kemacetan dan rawan kecelakaan lalu lintas yang ada.

Pada Lebaran nanti, direncanakan ada dua pos pelayanan dibangun. Yakni di Terminal Purabaya dan TPI, kemudian ada enam pos pengamanan, serta dua pos terpadu yang salah satunya di Bandara Juanda.(ufi)
  ()

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!